PENGELOLAAN LEBAH

PENGELOLAAN LEBAH MADU

          Lokasi pengembalaan lebah madu yang tepat merupakan langlah awal keberhasilan dalam memdudidaya lebah,karna mabu yang dihasilkan sanggat bergantung pada ketersediaan makanan lebah. Adapun makanan lebah yang lengkap ialah nektar dan tepung sari.

  1. A.    Menentukan Lokasi Pengembalaan Lebah

Keberadaan dan kelangsungan hidup lebah madu tergantung pada ketersediaan makanan lebah yang berasal dari bunga tanaman.Beberapa sarat dalam penentuan lokasi budidaya lebah ialah.

  1. Persediaan pakan lebah yang cukup memadai pada radius terbang lebah ( + 2 km ).
  2. Ketingian optimal lokasi budi daya lebah antara 200 – 1000 m dari permukaan laut. Suhu udara optimum berkisar 20 C – 26 C dan kelembaban udara sekitar 80 %.
  3. Tersedia cukup air bersih (waduk,sungai dan persawaha).
  4. Jauh dari polusi dan keramaian ( asap pabrik,insektisida dan bau tidak sedap ).
  5. Jarang terjadi anggin kencang ,karna akan mengganggu aktivitas lebah.
  6. Dan di utamakan pernah dipakai dudidaya lebah madu.
  1. B.    Penempatan Kotak lebah (Stup)

Beberapa hal penting yang perlu di perhatikan dalam meletakan / menempatkan kotak lebah.

  1. Kotak lebah ditempatkan menghadap ketimur,agar terkena langsung sinar matahari pagi.
  2. Kotak lebah ditempatkan pada lokasi terbuka.
  3. Kotak lebah ditempatkan pada ketingian 30 -35 cm dari permukaan tanah agar terhindar dari angin kencang.
  4. Pada tiang penyangga kotak lebah lebah,di beri air atau minyak agar terhindar dari hama/serangga.
  5. Kotak lebah disusun berderet tersusun dengan jarak 1 m .Dan terhindar dari panas matahari dan hujan.
  6. C.     Pemeriksaan Koloni

Pemeriksaan koloni cukup seminggu sekali .dan dibersihkan agar terhindar dari hama,Untuk menghindari sengatan maka gunakan masker,smoker dan hive tool.

Pemeriksaan di lakukan pada pagi hari.dilakukan sambil berdiri di samping kotak lebah agar tidak menghalangi keluar masuknya kebah untuk ber aktivitas.

  1. D.    Penggabungan Koloni Lebah

Kegiatan penggabungan koloni sebaiknya dilakukan pada sore hari.Tahapan tahapan yang harus di lakukan adalah sebagai berikut .

  1. Tentukan Koloni yang kuat ( koloni A )dan koloni yang lemah ( koloni  B )  pilih salah satu di antara keduanya yang akan di satukan menjadi satu koloni.
  2. Matikan lebah ratu yang koloninya lemah.lalu satukan pada koloni yang kuat.Dan simpan di atas koloni yang kuat agar perlahan lahan menyatu.
  3. Biarkan satu hari agar dapat menyatu dengan koloni lebah  yang lainnya.

Penanganan Masa Paceklik/kemarou

Pada musim kemarou biasanya ketersediaan makanan yang berupa nektar dan tepung sari Sangat di perlukan. Maka untuk menghindari masa paceklik ialah  memberi makanan tambahan berupa syirup gula.Dan di simpan ke dalam bingkai poder.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s